Senin, 23 Maret 2009

Membongkar Mitos Perempuan


Minggu, 22 Maret 2009 | 04:42 WIB

Maria Hartiningsih dan Ilham Khoiri

KOMPAS.com - Alkisah, empat perempuan tua sedang berdebat, bagaimana sebaiknya istri menempatkan suami? ”Istri itu harus manut sama suami,” ujar salah seorang perempuan. ”Tidak,” kata yang lain, ”suami itu harus disanding, dijinjing, dan kalau perlu ditanting."

Saat asyik ngobrol, keempatnya tiba-tiba sadar. Ternyata, para suami mereka justru sedang dikuasai perempuan muda ayu bernama Geyong Kanthil. Mereka pun segera berkomplot untuk menaklukkannya.

Itu salah satu potongan adegan pentas ”Gathik Glindhing” di Teater Salihara, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Jumat-Sabtu, 20-21 Maret 2009. Lakon dimainkan Sahita, kelompok teater-tari asal Surakarta beranggotakan lima perempuan: Wahyu Widayati, Sri Lestari, Sri Setyoasih, Atik Kenconosari, dan Ira Kusumorasri.

Apakah keempat perempuan tua itu menang? Ternyata tidak. Dengan kecantikannya, perempuan muda berhasil menyingkirkan generasi tua. Adegan terakhir, si Geyong merokok dengan asap mengepul, sedangkan orang-orang tua itu terkapar di sekelilingnya.

”Itu sindiran, betapa nafsu kekuasaan bisa merusak kebersamaan. Itu harus dihindari,” kata Wahyu Widayati, sutradara dan koreografer Sahita yang biasa disapa Inonk.

Pentas Sahita digelar untuk menyambut Hari Perempuan Sedunia 8 Maret serta Hari Kartini 21 April. Maklum, kelompok yang berdiri tahun 2001 itu memang lekat dengan perempuan. Dalam setiap pentas, bangunan cerita cenderung hanya jadi sampiran untuk menggali berbagai persoalan perempuan secara kritis-menghibur. Lakon ini pun merangkum fragmen-fragmen problem perempuan saat berhadapan dengan laki-laki.

Pada lakon kali ini, Sahita tampak hendak berubah. Mereka memasukkan wacana pemberdayaan perempuan sembari mengulik isu-isu politik aktual. Tutur kata Jawa dicampur bahasa Indonesia, juga menyelipkan puisi lirih Gunawan Maryanto. Sayang, pergeseran itu belum tergarap optimal sehingga sebagian bangunan pertunjukan malah mengendur.

Itu berbeda dengan lakon-lakon sebelumnya, katakanlah seperti ”Iber-iber Tledhek Barangan”, ”Srimpi Srimpet”, atau ”Pangkur Brujul”. Lakon-lakon lama itu memperlihatkan ekspresi penari-perempuan Jawa yang kampungan, urakan, segar, dan enteng mengutak-atik segala hal. Seluruh tontonan terajut cair lewat permainan bahasa Jawa yang asyik.

Membongkar

Dengan segala kekurangannya, Sahita–yang berarti ’kebersamaan’—tetap kukuh sebagai kelompok teater perempuan. Penampilannya masih identik dengan perlawanan terhadap dominasi laki-laki, termasuk citra kecantikan. Mereka menolak konvensi perempuan penari harus tampil cantik, seksi, dan molek. Itu terlihat dari usia mereka yang rata-rata di atas 40 tahun dengan bentuk tubuh yang mulai membesar.

”Kami ini ibu rumah tangga, wis elek lan tuwa (sudah jelek dan tua), kecuali Sri Lestari atau Cempluk yang baru 30-an,” ujar Inonk.

Pada pentas ”Gathik Glindhing”, kelompok ini juga menggunakan identitas orang desa dengan dandanan khas kelas bawah—kecuali Ira Kusumorasri, pemeran si Geyong Kanthil yang masih langsing dan ayu. Bagi mereka, patriarki adalah kekuatan dominasi atas dasar relasi kuasa yang tidak seimbang, entah antara laki-laki dan perempuan maupun antarperempuan, yang berbeda kelas dan usia.

Saat menari, mereka bebas bergoyang erotik ala ledek atau komikal seraya memelesetkan pakem tari gambyong-gleyongan, tayub, atau banyumasan. Bahasanya tak jarang vulgar, bahkan mengolok-olok simbol seksualitas—sesuatu yang mungkin berada di luar gambaran para pembela Undang-Undang Antipornografi.

Meski Inonk mengatakan Sahita hanya ingin ”membumikan tari Jawa”, jelas sekali kelompok ini telah membalik mitos perempuan yang lingkupnya cuma sumur, dapur, dan tempat tidur. Pentas mereka mencerminkan bangunan imajinasi alternatif stereotip jender.

Di panggung, menurut anggota Sahita, Sri Setyoasih, mereka menemukan ruang berekspresi atas dasar pengalaman perempuan. Dengan pengalaman teatrikal itu, mereka menciptakan ruang untuk merayakan kemungkinan-kemungkinan baru yang lebih berani dan jujur.

Senin, 16 Maret 2009

Kematian adik kecil ku

Sep 27th, 2008


padahal, dengan semangat tulus serta senyum mengembang aku menjemput mbak is malam itu untuk menjenguk adik kecil adli, sepanjang perjalanan yang ku lewati dengan mbak is kita lalui dengan senyum dan canda tawa.memang, 2hari ne aq dan mbak is sama2 sibuk, sehingga tidak sempat menjenguknya
hari ne aq dan mbak is sengaja menyempatkan diri.
ah sepanjang perjalanan aq membayang kan wajah si kecil, ah, aq mendesah tanpa sadar, kasihan nasib mu adli
tak terasa 10 menit perjalanan dari rumah mbak is yang di pinggiran kota menuju jantung kota skw
akhirnya kami sampai juga di sana
ku parkirkan motor kesayanganku di parkiran rumah sakit yang tidak terlalu ramai malam itu
kami berjalan menuju bangsal kelas tiga itu dengan sesekali bercanda
namun alangkah terkejutnya aku dan mbak is saat sampai di bangsal kelas tiga khusus anak2 itu
adli kecil tidak tampak di atas tempat tidurnya maupun di box incubator tempat ia 10 hari ini terbaring lemah tak berdaya,aq dan mbak is mencoba tenang , tapi tetap terfikir oleh kami ga mungkin adli su dah pulang ke rumah,ah segera saja perasaan bersalah mampir di benakku, andai saja aq tiap hari menjenguknya
aq lalu menelpon nomer yang pernah di pakai orang tuanya untuk menghubungi ponselku
suara di seberang sana menyuruhku untuk tabah dan tidak terkejut, ia mengatakan adli sudah di panggil oleh yang kuasa
aku terduduk seketika
mbak is tak bisa bersuara
kami kemudian berlari menuju ruang informasi bangsal
suster mengatakan sudah 2 hari si kecil meninggal
hari minggu
padahal
malam itu kami sempat mencium weajahnya yang keriput
ah adli, maafkan kakak ya?
aku menangis tersedu
tak ada kata2 yang keluar dari bibirku
dengan bergetar aq menyalahkan diri mbak is menenangkan ku
“kita sudah berusaha, tapi Allah sudah berkehendak jeng, ikhlaskan, kita memang sayang sama adli, tapi Allah lebih menyayanginya, ini lebih baik, akan lebih baik jeng,karna sekarang di surga ia tidak merasakan sakit lagi, tidak akan kesakitan lagi”
benar, allah maha kasih, maha penyayang, dia pasti tau apa yang terbaik buat adli,
handphone q berdering suara di seberang sana topan,. ”di mana?udah buka puasa?”
tioba2 saja tangisku pecah kembali
aku cuma bisa terdiam
ku matikan telp dan menonaktifkannya
dengan langkah gontai aku dan mbak is pulang, namun harus mampir ke tempat bang bani utk mengambil proposal
saat sedih begitu aku ingat Tm ingin sekali ku telfon dia dan mendengar suaranya untuk menentramkan hatiku, ingat kawan2 yg lain
ingat topan, ingat mamaku, ingat kakrusmeini, ingat kesakitan2 yang ku alami, ketakutan lagi
kalau ingat kematian, bukan karna takut akan mati lalu masuk neraka untuk ganjaran dosa yg ku perbuat
namun aku takut aku belum berbuat apa2 untuk mamaku, kakak tercintaku, ponakan terkasihku
aku sering melihat ayah akhir2 ini dalam mimpiku
dia tersenyum
tapi saat aku ingin memeluk dan mencium tangannya
dia menjauh
tanpa kata2
cuma sebuah senyum tersungging di bibirnya

Kisah cinta yang indah

Agu 2nd, 2008

KISAH CINTA KAKEK NENEK
Posted by Andreas on 2007-10-19 [ print artikel ini | beritahu teman | dilihat 1309 kali ]

Ada sepasang suami-istri yang berjualan nasi kuning di sebuah kompleks perumahan di Bandung. Umur mereka sudah tidak muda lagi. Sang suami mungkin sudah berumur lebih dari 70, sedangkan istrinya sekitar 60-an. Di sekitar mereka ada beberapa gerobak lain yang juga menjual makanan untuk sarapan pagi. Tapi dari semuanya, hanya gerobak mereka yang paling sepi.

Setiap pagi, dalam perjalanan menuju ke kantor, saya selalu melewati gerobak mereka yang selalu sepi. Gerobak itu tidak ada yang istimewa. Cukup sederhana. Jualannya pun standar.

Setiap pagi pula, sepasang suami-istri itu duduk menjaga gerobak mereka dalam posisi yang selalu sama. Sang suami duduk di luar gerobak, sementara istrinya di sampingnya. Kalau ada pembeli, sang suami dengan susah payah berdiri dari kursi (kadang dipapah istrinya) dan dengan ramah menyapa pembeli. Jika sang pembeli ingin makan di tempat, sang suami merapikan tempat duduk, sementara istrinya menyiapkan nasi kuning dan menyodorkan piring itu pada suaminya untuk diberikan pada sang pelanggan. Kalau sang pembeli ingin nasi kuning itu dibungkus, sang istri menyiapkan nasi kuning di kertas pembungkus, dan menyerahkan nasi bungkusan itu pada suaminya untuk diserahkan pada sang pelanggan.

Saat sedang sepi pelanggan, pasangan suami-istri itu duduk diam. Sesekali jika istrinya agak terkantuk-kantuk, suaminya mengurut punggung istrinya. Atau jika suaminya berkeringat, sang istri dengan sigap mengambil sapu tangan dan mengelap keringat suaminya.

Kalau mau jujur, nasi kuning mereka tidak terlalu spesial. Sangat standar. Tapi, kalau saya mencari sarapan pagi, saya selalu membeli masi kuning di tempat mereka. Bukan spesial-tidaknya. Tapi lebih karena cinta mereka yang membuat saya tergerak untuk selalu mampir.

Dalam kesederhanaan, kala susah dan sedih karena tidak ada pelanggan, mereka tetap bersama. Sang suami tidak pernah memarahi istrinya yang tidak becus masak. Sang istri pun tidak pernah marah karena gerakan suaminya yang begitu lamban dalam melayani pelanggan. Dia bahkan memberi kesempatan suaminya untuk melayani pelanggan.

Mereka selalu bersama, dan saling mendukung, bahkan di saat susah sekali pun.

Hingga hari ini, sudah 10 tahun saya lewati tempat itu, mereka masih tetap di tempat yang sama, menjual nasi kuning, dan selalu bersikap sama. Penuh kesederhanaan. Penuh kasih sayang. Dan saling menguatkan di saat susah.

Jika Anda berkunjung ke Bandung, Anda bisa mampir ke jalan raya komplek Taman Cibaduyut Indah. Tidak susah mencari gerobak mereka yang sederhana. Carilah gerobak yang paling sepi pelanggan. Mereka berjualan sejak pukul 07.00 hingga siang hari (mungkin sekitar 11.00, karena saya pernah ke kantor jam 11.00, mereka sudah tidak ada). Jujur, nasi kuning mereka sangat standar & tidak selengkap gerobak nasi kuning lain di sekeliling mereka. Namun, cinta kasih mereka membuat makanan yang sederhana itu terasa begitu nikmat. Cinta kasih yang begitu tulus, sederhana, apa adanya. Bahkan dalam kesusahan sekalipun, mereka tetap saling menguatkan.

Sebuah kisah cinta yang luar biasa.

saat aq membaca cerita ini,aq tiba2 saja tak bisa menahan haru aq tak bisa menahan buliran air mata yang tiba2 saja jatuh,

begitu luar biasanya cinta kakek nenek itu,cinta seperti itulah yang aku inginkan,yang sangat2 aku inginkan,

cinta yang tanpa engeluh,cinta yang tanpa memandang apa itu kekurangan,cinta yang tanpa memandang perbedaan.

cinta yang bisa saling memberi dan menerima,cinta yang bisa saling menghargai,cinta yang bisa saling mengisi,saling menutupi.

Live

Jun 19th, 2007

bagaimana rasanya jika kau mengetahui kalau orang yang kau cinta sampai ke tulang2 sumsum ternyata positive HIV?bagaimana rasanya?

dunia bagai runtuh kah,kejamkah dunia atau bagaimana?

punya masa depan kah nantinya?

jawab dengan hati nuranimu

apa kau akan tetap bersamanya atau akan pergi begitu saja meninggalkan nya?

On my mind

Jan 18th, 2007


Masa lalu, semua orang pasti memilikinya. setiap orang punya segelintir memori pahit dari hari kemarin. misalnya ketika kita tau orang yang kita cintai, dan telah merebut setiap inci apa yang telah kita punyai, ternyata tidak berarti untuk jadi milik kita. atau mungkin pula suatu hari kita merasa tak tau harus melakukan apa dan seakan kita di paksa untuk melakukan dan membuat keputusan yang sulit.

hidup akan terus bergerak. tapi menurut ku sebuah perubahan tidak bisa di paksa. segala sesuatunya ada waktunya, kalau memang belum waktunya ,mau usaha sekuat apapun pasti tidak akan pernah berhasil.

pelan2 aq merasa hidup makin aneh. yang benar hanya tinggal prosedur, dan yang salah menjadi teramat benar. dan aq berkata pada diri sendiri aq butuh perubahan pada hidup ku.bagai mana mau hidup normal??????
jika di sekitar orang2 bertingkah abnormal??????
aq sendiri sudah abnormal.

aq akui, belum begitu matang untuk memilki pendirian yang tangguh, agar tidak terjerumus dan terjebak ke dalam situasi2 yang penuh godaan , apalagi jika bersama mr. narsis.
aq kurang bijak sana menghadapi hidup ini. apakah perubahan itu penting???????
apakah memang ada sesuatu dari kita yang harus di ubah???????????

bicara soal perubahan pasti tidak akan pernah ada akhirnya.
sebab pada dasarnya human is never enough
tapi kalau berubah terus menerus hidup juga tidak akan pernah nyaman. padahal kita hidup suatu saat dari waktu mana pununtuk sebuah kenyamanan.
"the most important things is love"
punya karier yang bagus, deposito di atas 6 digit, mobil harga milyaran, rumah gede bertingkat 3, taka akan ada artinya kalau kita tidak merasakan cinta. mungkin kita bisa munafik pada diri sendiri, dan ketika hal itu terjadi kita pasti merasakan perasaan sakit yang teramat luar biasa.

namun, cinta juga bisa buat hidup berantakan.
untuk itu, cintai diri sendiri dulu sebelum mencintai orang lain. (itu yang sekarang ku ucapkan pada diriku sebagai sabda keteguhan hati)
banyak di antara kita yang suka pura2. itu tidak menjadi problem sejauh kita tidak menjadi seorang penipu.
aq rasa itu jauh lebih baik dari pada kita juga tidak pernah menjadi seorang yang berpura2 dalam hidup.

(my dedicated for all friend in this my life)

Hari ini aq sedih

Des 20th, 2006

hari ini aq sedih
ponakan ku meninggal sebelum melihat dunia
ia meninggal dengan wajah yg amat damai
yah pasti dia akan masuk surga dengan di songsong tujuh bidadari cantik yang siap mengantarnya ke surga
tapi
aq sedih
karna dy begitu mungil,cantik,lucu dan ahhhhhhhh
aq tiba2 ingin mennagis kalau ingat dia
ponakan yang ga berumur
sehari atau bahkan setahun,
tapi yah
mungkin memang belum waktunya
pasti dia amat bahagia di surga sana
semoga
tapi aq tau itu pasti

Hari Yang Melelahkan

Nop 12th, 2006

ultah pemkot selama 4 hari

mesti liputan and on air dari sore ampe tengah malam

sambil ujian

trus langsung di susul ama konser RIF pada hari k 5

stress

baru bs makan dengan lahap hari ini

baru bs tidur dengan sukses malam ini

pasti

masalahnya aq plg siaran jam 10

langsung tidur dan besok k masuk kul jam 10 pagi

wwawwwwwwwwwwww

tapi seneng bgt coz udah bs foto n ngobrol b areng ama jikun rif

aq kan ngefans bgt ama dy

maen gitarnya itu lho

aduhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh

mana aq dapet ilmu yang banyak bgt d sn

walau sempet bete nungguin rif buat wawancra selama ampir 4 jam

bteeeeeeeeee bgt sempet

tapi yah profesi bow kata seorang temen harus di jalananin dengan seksama

oke bro

makaci ya udah kasi saran yang bremanfaat

aduh ternyata jadi penyiar itu melelahkan tapiiiiiiiiiiiiiiiiii

asyik bgt

asyik bgtr

Senyum

Agu 17th, 2006


Senyum itu anugrah

senyum itu bs membuat orang yang melihatnya juga ikut tersenyum

maka

aq senang melakukan itu

pada suatu hari

sewaktu plng kuliah aq melewati jalan yang setiap hari aq lewati

dan tersenyum saat melihat segerombolan anak kecil bermain balon

aq jadi ingat akan masa kanak2ku

aq senang sekali memainkan balon di taman kota dekat rumah ku

ternyata di saat aq sedang tersenyum dan mengenang kejadian masa lalu

ada seorang kakek tua yang memperhatikan aq lalu berkata

nak

saat kau tersenyum seakan matahari juga ikut tersenyum

maka tersenyum lah terus

maka kamu akan merasa kan juga kebahagian yg terus menerus

Bening Hati

Agu 14th, 2006

Ada seorang wanita separuh baya bertubuh gemuk

menjual dagangannya

dengan cara mengelar tikar di depan sebuah pabrik

ia berjualan nasi udug dan gado2 dengan harga yg amat murah
kankah ibu berdagang untuk mendapatkan untung?

"yah asal bs dapet makan dan numpang tidur di rumah kontrakan yg kecil saja saya sudah bahagia"

"kenapa ga naikin harga sedikiiit aj bu"

"kan bs???"

"memang tapi kasian para kuli itu"

tunjuknya,

"mereka juga cm mendapat upah yg ga seberapa kasian merekadengan begini mungkin saya bs meringankan sedikit beban hidup mereka"

lalu dy bertanya padaku

"neng,kok sudi beli nasi uduk saya, kan eneng kalo saya liat pakaian rapi, geulis pisan, bener neng saya suka liat eneng yg tiap hari ga segan2 beli jualan saya"

"ah ibu"

kataku dengan terbata

"saya biasa2 aja kok bu,saya ini gendut ga cantik item lagi"

kataku dengan raut wajah malu

"neng kecantikan itu ga di nilai dengan fisik saja tapi di lihat dari hati eneng teh bek bgt, saya liat neng seneng bantuin anak2 kecil menyeberang jalan, neng tuh cantik hati buktinya eneng mau beli jualan saya."

"lagian kemaren kata si parman, neng ngasi dy makanan ya kemaren.neng bersyukurlah karna telah di beri kecantikan hati dan fisik yang seimbang"

aq bener2 terharu mendengar kata2 wanita itu

aq teramat malu

bener2 malu

Jumat, 13 Maret 2009

My Diary

Feb 26th, 2006

aq bergetar ketika kau membawaku ke jalanan.aq meyaksikan kakiku telah menjadi milik seseorang,seseorang yang pikirannya tidak kacau,seseorang yg yakin akan arah langkahnya

hatiku menyanyi,karena hatiku tahu ke mana perjalanannya itu,kita berjalan ke samudra.sambil bergandengan tangan,membakar jalan2 ke puncak gunung dan lembah ngarai

aq telah tahu kejatuhanku,walau itu tersembunyi dalam diriku

ada kengerian dan kegilaan dalam pandangan yg secepat kilat dari tepi jurang,tapi pada bagian lain diriku meraasakan hembusan angin dari bawah,sehingga menyejukkan wajahku dan membelaiu-belai rambutku,sekarang untuk pertama kalinya aq berani melongok ke dalam tebing itu

aq menoleh utk melihat orang2 yg ada di sekitarku,aq melihat ketidaksukaan dan kegeraman orang2 yg menggapai panggilan samuddera

kau telah membawaku ke tebing jurang ini.dan kini kau mengajakku menempuh langkah berikutnya.langkah itu satu2nya langkah yg dapat aq lakukan.langkah yg dpt membawaku pada langkah2 yg mungkin langkah seumur hidup

aq melangkah maju,hampir pasti berarti kematian atau kegilaan .itu jg berarti mengubah segalanya serta milikku yg sangat berharga.seluruh hidupku tidak aad artinya lagi.lebur dlm satu saat ini.yakni saat seluruh mahluk di dunia menunggu takdirnya

aq tidak bisa terus.tapi kata2 ku menjadi parau,sehingga nyeri tak terdengar ,kakiku sekujur tubuhku bergerak ketepi jurang,hatiku menangis minta di lepaskan.aq melihat diriku ,tubuhku sudah tidak llagi di bawah kontrol diriku.ada tangan yg menyentuh bagian tengah punggungku dan aq merasa aluynan gelombang kebahagiaan yg dahsyat berada di samping orang yg memegangnya.bahkan sebelum aq tau dia telah berlalu.aku jatuh

aq belum pernah mengalami yg seperti ini,bahkan dlm percintaan pada manusia belum pernah ku merasakan kemabukan yg sdemikian rupa.kini kepedihan telah berubah menjadi kebahagiaan dan kebahagiaan menjadi penderitaan,aq telah terbakar,hangus,dan muncul seseorang yg baru,mahluk tanpa nama

tanpa wajah

di balik cahaya mempesona
(By : Jalaludin Rumi)

Senin, 09 Maret 2009

CHANGE

Selasa, 2008 November 11
CHANGE


we must change
huahuahauahau kalo aq pikir2 ne kata2 mirip slogannya barack obama ne,tapi mau bagaimana lagi,slogan ne juga punya aq.kenapa??karena mulai hari ne aq pengen melakukan sebuah perubahan,yah walaupun cm perubahan yang kecil tapi mungkin cukup berarti buat q,sahabat2 q,pacar q(ada yua????),keluargaku,KITA.........................
kita???? ya,kita,kenpa mesti kita? kenapa ku bilang mesti kita?
karena kamu juga bagian dari hidup aku
setelah pesta kecil2an yang di buat sahabat2 ku (3sna,eka,adhe,morti) aq jadi sadar "ah aq tak sendirian." betapa tidak,mereka menelphon dengan galak (walo kejutannya udah basi bgt) aq datang dengan wajah sumringah dan langsung meminta jatah kado (kata 3sna,wah lu jayus bgt)
hehheheh,yaaaaaaaaaaaaa mulai saat itu sahabat2 aq ne minta aq berubah
"you must be change" udah 25 taun bo' mau ampe kapan lu suka pake serba "Pink"
hehehhehe
aq juga sadar lah sebgai manusia segala sesuatu itu tidak bisa kita lakukan dengan segera,dengan sekejap,seperti kita membalikkan telapak tangan
aq juga ingin melakukan sesuatu yang tampak dewasa sehingga orang2 terdekatku tidak lagi menganggap ku sebagai anak kecil terutama kakakku sampe sekarang dia masih menganggap aq adik kecilnya yg dulu dia temanin tidur atau menyuapi ku makan
aq selalu protes pada nya "kak aku udah 25 taun,betapa tersiksanya aku di perlakukan begini",maka dia akan berkata "kalo mau ga dianggap anak kecil lagi ya berlakulah sebagai orang dewasa"
yaaaaaaaaaaaaaaaa
i must be CHANGE

BENSIN TURUN KOK MALAH NGATRIIII

Selasa, 2008 Desember 02
BENSIN TURUN KOK MALAH NGANTRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIII

WAH2 HErannnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnnn tenan,bensin turun kok malah ngantri?,ah emang udah ga bener ne negri ini
hah, bensin naek ngantri,
bensin turun ehhhhhhhhhhhhhhhhhhhh malah antrian panjuannnnnnnnnnnnnnnnnngggggggggggggggggg gt.................
aduh,masa cm demi seliter dua liter ngantri?beda cm 5 ratus rupiah ama di kios bensin
berjam-jam ngantri????????????
wah sahabat ku bilang ne tadi malam,
biaya ngantri itu lebih mahallllllllllllllllll daripada bensinnya
gmn ga??????????????/
gara2 ngantri kan jadi telat ketemu klien,jadi telat ke sini,jadi telat ke sana
mending isi di kios
tepat waktu
pas ketemu klien kita jadi lebih percaya diri karena ga telat
fikiran tenang
ga ngos2an waktu mau presentasi
kalo yg bermobil mah lain bung.......................................
ga ngos2an dorong
tapi yang bermotor,kan kalo ngantri mesti dorong motorrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrrr
hehheheheheh
kalo serba tenang rejeki juga tenang ngalirnya kan????????????????
wah yang mengherankan
orang mikirrrrrrrrrrrrr aja ngeluarin duit yang kalo di itung2 cm beda dikit perliternya
kalo isi full mah beda
mending ngantri
tapi pas ga jam sibuk2 nya kita
jadi ga terkejar waktu buat urus ini itu
ga akan terjadi kecelakaan krn kita ga buru2 and kebutan di jalan
tul ga????????????
tapi ini
aku lihat
ga bensin naek
ga bensin turun
ngantriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii
eh udah gt
banyak kecelakaan lagi
waduh
mau jadi apa to negri kita