Agu 14th, 2006
Ada seorang wanita separuh baya bertubuh gemuk
menjual dagangannya
dengan cara mengelar tikar di depan sebuah pabrik
ia berjualan nasi udug dan gado2 dengan harga yg amat murah
kankah ibu berdagang untuk mendapatkan untung?
"yah asal bs dapet makan dan numpang tidur di rumah kontrakan yg kecil saja saya sudah bahagia"
"kenapa ga naikin harga sedikiiit aj bu"
"kan bs???"
"memang tapi kasian para kuli itu"
tunjuknya,
"mereka juga cm mendapat upah yg ga seberapa kasian merekadengan begini mungkin saya bs meringankan sedikit beban hidup mereka"
lalu dy bertanya padaku
"neng,kok sudi beli nasi uduk saya, kan eneng kalo saya liat pakaian rapi, geulis pisan, bener neng saya suka liat eneng yg tiap hari ga segan2 beli jualan saya"
"ah ibu"
kataku dengan terbata
"saya biasa2 aja kok bu,saya ini gendut ga cantik item lagi"
kataku dengan raut wajah malu
"neng kecantikan itu ga di nilai dengan fisik saja tapi di lihat dari hati eneng teh bek bgt, saya liat neng seneng bantuin anak2 kecil menyeberang jalan, neng tuh cantik hati buktinya eneng mau beli jualan saya."
"lagian kemaren kata si parman, neng ngasi dy makanan ya kemaren.neng bersyukurlah karna telah di beri kecantikan hati dan fisik yang seimbang"
aq bener2 terharu mendengar kata2 wanita itu
aq teramat malu
bener2 malu
Senin, 16 Maret 2009
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar